[sambungan] Cara menentukan harga saham

harga sahamPenjamin emisi dengan pengalaman dan perangkat analisis yang dimilikinya pasti sudah memiliki patokan tertentu atas suatu saham.

Harga yang disepakati ini disebut harga perdana, yaitu harga saham ketika belum terdaftar di bursa efek.

Selanjutnya setelah tercatat (listing), harga saham perusahaan bisa berubah lagi.

Bisa lebih tinggi dari harga perdana atau lebih rendah,

tergantung permintaan dan penawaran di bursa efek .

Harga yang terjadi di pasar sekunder ini disebut harga pasar atau kurs.

ada 4 macam  harga saham yang harus anda ketahui

Dengan demikian kita mengenal berbagai macam harga saham, yaitu

  1. harga nominal,
  2. harga perdana
  3. harga pasar dan
  4. harga buku.

keempat jenis harga saham itu memiliki hubungan yang unik.

Anda akan sering menjumpai harga nominal lebih rendah dari harga buku,

harga bukunya selalu lebih rendah dari harga perdana,

harga perdananya selalu lebih rendah dari harga pasar.

Dari keempat jenis harga saham itu, yang paling penting dalam proses go public adalah harga perdana,

sebab harga inilah yang akan menentukan jumlah uang yang akan masuk dalam perusahaan.

Namun demikian, untuk menentukan harga perdana ini hubungan yang unik dari keempat jenis harga tersebut amat membantu

harga perdana selalu lebih tinggi dari harga buku meskipun keputusan akhirnya ada dihasil negosiasi antara emiten dan penjamin emisi.

5 macam model penentuan harga saham

Sebagai bahan untuk bernegosiasi dengan penjamin emisi berikut disajikan beberapa model penentuan harga saham.
Paling tidak ada lima model yang biasa digunakan dalam menentukan harga saham, yaitu :
  1. Model Neraca
  2. Model cashflow discount
  3. Model Kebijaksanaan
  4. Model kebijaksanaan dividen
  5. Model pendapataan gabungan antara cashflow dengan struktur modal.

Metode Harga Buku : Metode pertama Model Neraca untuk menentukan harga saham

Metode liquidation value: Metode untuk menentukan harga saham perdana saat IPO

[ team Pusatinvestor]

sumber gambar : fruit