Pengertian dan Tujuan Tabungan di Bank

Tabungan adalah pendapatan yang tidak dihabiskanTabungan (saving deposit) adalah Pendapatan yang tidak dihabiskan atau ditangguhkan untuk dikonsumsi, kegiatan ini biasanya mengurangi biaya-biaya pengeluaran rutin tiap bulannya ,dalam konteks Perbankan Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek atau alat yang dipersamakan dengan itu. Produk-produk tabungan oleh perbankan terutama setelah Pakto 27,1988 sangat bervariasi.

[Baca : Golongan orang-orang kaya di indonesia]

Hal tersebut terjadi karena diberikannya kebebasan perbankan untuk menyelenggarakan program tabungan sendiri. Disamping itu ketatnya persaingan antar bank dalam penghimpunan dana ini, melalui tabungan yang lebih bervariasi disamping daya tarik tingkat bunga dan hadiah-hadiah yang cukup menarik.

Produk tabungan yang menjanjikan hadiah antara lain misalnya: Tahapan BCA , Tabungan BRItama BRI , Tabungan  BNI Taplus , Tabungan Si Pintar Danamon dan banyak lagi program tabungan yang diperkenalkan oleh masing-masing bank.

Menurut Undang-undang No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan,Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Tujuan Menabung dibank adalah :

  1. Penyisihan sebagian hasil pendapatan nasabah untuk dikumpulkan sebagai cadangan hari depan
  2. Sebagai alat untuk melakukan transaksi bisnis atau usaha individu / kelompok

Sarana Penarikan Tabungan :

  1. Buku Tabungan
  2. Slip penarikan
  3. ATM (Anjungan Tunai Mandiri)
  4. Sarana lainnya (Formulir Transfer, Internet Banking, Mobile Banking, dll)

Perhitungan Bunga Tabungan :

  1. Metode Saldo Terendah Besarnya bunga tabungan dihitung dari jumlah saldo terendah pada bulan laporan dikalikan dengan suku bunga per tahun kemudian dikalikan dengan jumlah hari pada bulan laporan dan dibagi dengan jumlah hari dalam satu tahun.

Misalnya untuk menghitung bunga pada bulan Mei, maka besarnya bunga dihitung : Bunga tabungan = …. % * 31/365 * saldo terendah pada bulan Mei

  1. Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Rata-rata Pada metode ini, bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.
  2. Metode Perhitungan Bunga Berdasarkan Saldo Harian Pada metode ini bunga dihitung dari saldo harian. Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.

[Baca : usaha dan jasa Bank]
[Baca : Pengertian, manfaat dan fungsi Bank]

(Artikel : 5 Sistem bunga perbankan yang mempengaruhi besar cicilan hutang setiap bulannya)

Faktor-faktor tingkat Tabungan

  1. Tinggi rendahnya pendapatan masyarakat
  2. Tinggi rendahnya suku bunga bank
  3. adanya tingkat kepercayaan terhadap bank

Hal-hal yang perlu diperhatikan :

  1. Sebelum Anda menabung, tanyakan metode perhitungan bunga yang diberlakukan oleh bank tersebut.
  2. Suku bunga tabungan dapat berubah sewaktuwaktu,karena itu suku bunga ini disebut suku bunga mengambang atau floating rate.
  3. Beberapa bank menetapkan suku bunga tabungan tetap untuk jangka waktu tertentu (fixed rate).
  4. Atas bunga tabungan yang diperoleh akan dikenakan pajak sesuai ketentuan berlaku.

Biaya dana yang berasal dari tabungan ini dapat digolongkan sebagai dana yang relative mahal. Lebih tinggi dari jasa giro namun lebih rendah dari bunga deposito berjangka. Perhitungan bunga atas sumber dana tabungan ini dapat dilakukan dengan berdasarkan saldo harian, saldo rata-rata atau saldo terendah dari buku tabungan.

Karena ketatnya persaingan antar bank dalam melakukan mobilisasi dana memaksa bank untuk senantiasa menciptakan produk tabungan baru yang dapat memberikan kemampuan bersaing dengan bank-bank lainnya.

Misalnya produk gabungan antara rekening giro dengan tabungan. Nasabah yang ingin memanfaatkan fasilitas simpanan ini disamping memiliki rekening giro harus pula membuka rekening tabungan pada bank yang sama.

Fasilitas ini memungkinkan nasabah menikmati bunga yang lebih tinggi yaitu bunga tabungan sementara tetap memanfaatkan rekening gironya.

Mekanisme produk ini dilakukan dengan cara setiap nasabah melakukan penyetoran dimasukkan sebagai setoran untuk rekening tabungannya,

sementara pada saat nasabah yang bersangkutan menarik cek atau bilyet giro dan ternyata saldo rekening giro tidak mencukupi,

maka bank yang bersangkutan dapat melakukan pemindah bukuan dari tabungan ke rekening giro yang sebelumnya nasabah telah memberi kuasa kepada bank untuk memindah bukukan dari rekening tabungan ke rekening giro sesuai kebutuhan atau untuk mencukupi jumlah kekurangan atas penarikan.

 

 

sumber gambar : savings
(disusun oleh team pusatinvestor)