Cara menentukan jumlah saham saat Anda mendirikan perusahaan

jumlah saham dan harga sahamJika Perusahaan Anda berkeinginan menjual saham dalam melaksanakan Go Publikmaka perusahaan Anda akan menambah ekuitas dalam struktur modalnya.

Terima kasih sudah sampai ke artikel ini, kalau anda terus membaca artikel ini berarti anda sedang serius membangun bisnis sendiri…

Lalu apa yang dimaksud saham?

Saham adalah surat berharga yang menyatakan bahwa pemiliknya mempunyai andil dalam memodali perusahaan.

Besarnya andil ini

tergantung dari jumlah uang yang disetor

atau setara uang lainnya

misalnya karena keahliannya seseorang dianggap telah menyetor uang setara dengan keahliannya tersebut,

sedang besarnya jumlah saham secara keseluruhan tergantung kesepakatan pada saat pendirian perusahaan.

Contoh menentukan jumlah saham

Sebagai contoh,

sebuah perusahaan didirikan oleh empat orang.

Karena setelah dihitung-hitung biaya investasi antara lain:

  1. pembelian mesin
  2. pemasangan dan
  3. pembangunan pabrik

memerlukan dana Rp.1.000.000.000 (satu milyar rupiah)

maka uang yang harus disetor saat pendirian perusahaan adalah sebesar Rp.1,000,000,000.- (satu milyar rupiah)

jika keempat orang tersebut sepakat

untuk mendanai pendirian perusahaan secara sama besar jumlah yang ditanggung,

maka masing-masing harus menyetor uang sebesar Rp.250.000.000,-(dua ratus puluh lima juta rupiah).

Pertanyaan selanjutnya adalah berapa jumlah saham yang dimiliki masing-masing orang tersebut?

Ini tergantung harga

dari pari atau harga nominal dari saham.

Jika harga pari ini ditetapkan sebesar Rp.1000,- (seribu rupiah) per lembar saham

maka masing-masing memilki 250.000 (dua ratus lima puluh ribu ) lembar saham atau 25% dari total saham perusahaan yang berjumlah 1 juta lembar.

Begitu  mudah kan! Cara menentukan jumlah lembar saham.

Kalau perusahaan yang anda rintis sudah sukses dan ingin mendapatkan dana baik itu lewat bursa ataupun lewat pinjaman investor asing anda bisa mempelajari caranya lewat artikel:

untuk masuk bursa efek ini artikelnya:
  1. cara menentukan harga saham saat IPO
  2. 4 tahapan masuk bursa saham atau go publik
  3. kelebihan menjadi perusahaan publik
  4. konsekuensi perusahaan menjual saham saat go publik

sedangkan jika anda belum berminat menjual saham, akan tetapi ingin ekspansi usaha dan sangat membutuhkan dana dalam jumlah besar

dan tidak ingin menjadi perusahaan terbuka, maka mekanisme memakai dana pinjaman dari investor cara bagus

anda bisa menggunakan dana investor asing, dengan kelebihan plafon dana yang besar, bunga yang lebih rendah, tenor yang lebih panjang, ada masa grace period sampai 3 tahun.

masa grace period 3 tahun ini anda tidak membayar angsuran dan fokus membangun.

ini cara dan ketentuannya: mewujudkan proyek bersama investor

sumber gambar; business

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *