Begini konsekuensi bila perusahaan Go Publik dengan menjual saham

Go Publik di Bursa Efekcoba bayangkan sekarang perusahaan yang kamu kelola atau yang kamu sudah dirikan dan tiba saatnya siang ini untuk melantai di bursa efek atau go publik..

rasanya sangat menyenangkan seperti ketiban durian runtuh,,kok bisa menyenangkan..

begini, banyak pengusaha saat memulai usahanya puluhan tahun silam sebelumnya yang namanya mencari modal bukan perkara mudah.
masuk ke bank mengajukan pinjaman bank dan berdoa agar permohonan bisa diterima adalah moment-moment yang membuat hati berdebar-debar

banyak pengusaha yang mengajukan pinjaman ke bank selalu mendapatkan jawaban tidak enak dan harus bersabar untuk berjuang membangun usahanya agar tetap sehat memiliki pertumbuhan arus kas yang positif.

dan saat pengusaha ini mengalami kemajuan yang sangat signifikan dimana usaha yang dirintis sekarang sudah berhasil membukuan asset dengan jumlah ratusan milyar rupiah serta profit yang tumbuh diatas dua digit, tentu hal ini memberikan kepercayaan diri yang besar dalam diri sang pengusaha tersebut.

pengusaha ini sangat sadar bahwa untuk ekspansi agar pertumbuhan usaha tetap tetap terjaga maka biaya untuk ekspansi mutlak dibutuhkan.

Kenali Bank untuk mencari Modal

dan salah satu mendapatkan sumber pembiayaan selain pinjaman bank adalah dengan go publik.

perasaan senang ini muncul karena pengusaha ini sadar bahwa dana dari go publik adalah dana murah dan tanpa batas.

perusahaan yang sudah mendapatkan dana murah dan tanpa batas dengan go publik jangan sampai lupa bahwa harus mengubah perilakunya, mengubah sikapnya.

perusahaan tidak boleh lagi menjalankan gaya perilaku perusahaan tradisional yang belum dikelola secara profesional.

Menjadi perusahaan publik yang baik mempunyai konsekuensi yang harus dipikul.
ini dia konsekuensinya:

  1. Perusahaan Go Publik memiliki kewajiban keterbukaan informasi (full disclosure)
  2. Perusahaan Go Publik memiliki kewajiban untuk mengikuti peraturan-peraturan pasar modal
  3. Perusahaan Go Publik memiliki kewajiban mengubah gaya manajemen perusahaan dari gaya informal menjadi gaya formal
  4. Perusahaan Go Publik memiliki kewajiban membayar dividen tiap tahunnya kepada pemegang saham
  5. Perusahaan Go Publik memiliki kewajiban untuk terus meningkatkan pertumbuhan perusahaan kearah yang positif.

ternyata dana murah dan tak terbatas itu berbanding lurus dengan bertambahnya kewajiban perusahaan go publik kepada publik yang menjadi pemegang saham.