Apa saja persiapan pemerintah dalam menampung dana orang Indonesia?

menampung dana tax amnestyMencari pendanaan untuk membiayai APBN atau pembangunan Indonesia butuh kerja ekstra,

tetapi bagaimana kalau keadaannya terbalik, pemerintah malah kewalahan menerima kebanjiran aliran dana dari luar negeri.

tentu ini membutuhkan persiapan yang matang, perencanaan yang baik agar pelaksanaannya bisa sukses.

pertanyaannya adalah bagaimana kalau tiba-tiba dalam waktu kurun waktu juli 2016 sampai 31 maret 2017 ada aliran dana besar yang masuk akibat dari pelaksanaan program tax amnesty, apa yang akan dilakukan pemerintah dengan dana tersebut?

Persiapan Pemerintah dalam menampung dana program tax amnesty

Menteri BUMN Rini Soemarno dalam rapat 20 Juli 2016 di Kantor Menko Keuangan sudah menyampaikan informasi, bahwa BUMN siap menampung dana aliran Tax Amnesty, dan bahkan perusahaan plat merah dan manajer Investasi sudah menyiapkan beberapa skema bagi para peserta program repatriasi assetnya ke Indonesia .

#Skema Pertama

Skema pertama adalah pemerintah menyiapkan bank-bank pemerintah dan manajer investasi  yang menjadi gateway untuk menampung dana repatriasi tersebut.

(artikel terkait : manfaat dan fungsi bank)

Pemilik dana untuk langkah awal bisa menaruh dananya pada produk deposito dan tabungan yang kemudian akan diberikan pilihan-pilihan investasi yang ada di BUMN, bahkan ada beberapa proyek-proyek BUMN yang brownfield (yang sudah ada) yang bisa ditawarkan seperti proyek jalan tol Malang-Pandaan yang sudah selesai dan sudah ada pendapatan.

#Skema kedua

Skema kedua adalah mendorong beberapa BUMN melakukan aksi koorporasi seperti menerbitkan

  • saham baru (right issue),
  • surat utang (obligasi)
  • dan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

(untuk menentukan harga saham perdana anda bisa baca artikel : bagaimana cara menentukan saham saat mau IPO)

(dan cara melakukan IPO, anda bisa membaca artikel : 4 tahapan untuk melakukan IPO atau Go Publik)

Empat emiten menggunakan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue,

total dana yang bisa diraup sekitar Rp.14 Triliun,

dan keempat BUMN tersebut adalah

  1. PT.PP, Tbk,
  2. PT.Wijaya Karya,Tbk (Wika),
  3. PT. Jasa Marga, Tbk (JSMR) dan,
  4. PT. Krakatu Steel, Tbk (KRAS).

Ada juga beberapa perusahaan milik pemerintah yang akan di go publik antara lain seperti:

  • Tugu Pratama Asuransi
  • dan HK Realty

(berapa dana orang indonesia yang disimpan diluar negeri bisa baca artikel: Berapa dana atau harta orang Indonesia yang disimpan di luar negeri)

peserta repatriasi asset bisa membeli saham yang diterbikan BUMN, membeli surat utang pemerintah atau menyimpan uangnya di deposito dan tabungan di bank-bank persepsi yang sudah ditunjuk pemerintah atau Investasi langsung di sector hortikultura.

Total dana yang bisa diserap oleh BUMN dari aliran dana repatriasi asset orang Indonesia ini sekitar Rp.200-300 Triliun.

Bayangkan pemerintah akan mendapatkan aliran dana yang besar

dan dana tersebut bisa digunakan untuk mendanai proyek-proyek yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak

seperti jalan tol, pelabuhan, bandara udara, sekolah, dan perumahan murah untuk rakyat,

serta oleh perbankan yang menjadi bank persepsi bisa menyalurkan kredit untuk usaha kecil.

(untuk mengetahui istilah bank persepsi, dll silahkan baca artikel : isitilah-istilah yang sering digunakan dalam program tax amnesty)

Sungguh anugrah yang luar biasa.

Bahkan tidak hanya BUMN namun perusahaan swasta juga berlomba, ada perusahaan asuransi yang sangat optimis bahwa program Tax Amnesty bisa mendongrak perolehan pendapatan premi dan mereka bahkan menyiapkan produk yang akan ditawarkan

seperti

  1. unit link
  2. dan asuransi dwi guna.

Unit Link  adalah produk yang sangat cocok bagi aliran dana program tax amnesty karena unit link adalah produk yang tidak saja menawarkan proteksi perlindungan jiwa atau kerugian ekonomi

namun juga menawarkan investasi yang memberikan imbal hasil sehingga produk unit link dipandang salah satu produk yang bisa dilirik wajib pajak program tax amnesty tersebut.

apakah anda sudah siap juga menyambut aliran dana dari orang Indonesia yang memulangkan dananya ke dalam negeri?

mereka mungkin akan mencari instrumen investasi yang bisa memberikan imbal hasil yang menarik.

Kalau anda saat ini sebagai pemilik dana di luar negeri dan ingin membangun bisnis di Indonesia bisa memilih bisnis rumah sakit, anda bisa membaca 2  artikelnya yang mendukung yakni:

  1. gurihnya peluang bisnis rumah sakit
  2. ini beberapa item pengadaan perlengkapan kalau anda mau membangun rumah sakit

artikel ini penting, share ya….

[diolah dari berbagai sumber, disusun pusatinvestor]

sumber gambar : design-architecture